WOM Finance Berbagi Strategi Keuangan Bagi UMKM Saat Pandemi
Bandung, 25 September 2020 – Salah satu keluhan yang kerap muncul di masa pandemi Covid-19 saat ini adalah sulitnya mengatur pemasukan dan pengeluaran keuangan. Banyak yang mengeluh, akibat pandemi ini kondisi keuangan pribadi, keluarga, maupun instansi perusahaan bergejolak, tak terkecuali para pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah).
Untuk mengantisipasi hal tersebut, PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (“WOM Finance”) sebagai salah satu perusahaan pembiayaan terkemuka di Indonesia kembali memberikan edukasi mengenai pengelolaan keuangan dan juga kewirausahaan yang ditujukan bagi para pelaku UMKM di Bandung. Karena literasi ini berlangsung saat pandemi Covid-19 merebak, maka WOM Finance melaksanakan literasi ini dengan cara daring atau web seminar (webinar). Kali ini, WOM Finance mengadakan literasi keuangan bekerjasama dengan BAZNAS (Badan Amal Zakat Nasional) dan mengangkat tema “Bijak Mengelola Uang dan Cerdas Berinvestasi Menuju Kebebasan Finansial.”
Literasi keuangan dengan cara Webinar tersebut berlangsung pada Jumat (25/9) melalui aplikasi Zoom dengan para peserta merupakan UMKM binaan BAZNAS yang berdomisili di Bandung dan sekitarnya. Hadir sebagai pemateri adalah financial planner Deden Kuswanda yang menjabat juga sebagai Kepala Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik, serta Christina Samosir selaku Human Capital Division Head dari WOM Finance.
Program edukasi pengelolaan keuangan kepada para pelaku UMKM di Bandung ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunitas dalam mengelola keuangan dan juga untuk membentuk komunitas berdaya sebagai pusat kelompok masyarakat sehingga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal ini sejalan dengan visi WOM Finance yakni menciptakan nilai bersama demi kesinambungan perusahaan dan kesejahteraan masyarakat.
Acara tersebut digelar agar peserta dapat lebih siap dan lebih positif menerima serta beradaptasi dengan perubahan di era kenormalan baru (new normal) untuk kehidupan lebih baik ke depannya.
"Melalui literasi keuangan ini, WOM Finance siap menjadi partner solusi finansial untuk berbagai kebutuhan pada setiap fase kehidupan manusia kembali memenuhi komitmennya untuk terus bertumbuh dan mendampingi masyarakat di masa-masa penuh tantangan saat ini," pungkas Christina.
Selain di Bandung, WOM Finance juga mengadakan literasi keuangan daring ini di 6 (enam) kota lainnya, yaitu Jakarta, Lampung, Magelang, Palu, Bukittinggi dan Boyolali.
Seiring dengan penerapan social distancing, WOM Finance tetap memberikan pelayanan yang maksimal untuk para konsumennya. WOM Finance menghimbau para konsumen untuk melakukan pembayaran melalui kanal pembayaran via online yang telah tersedia seperti melalui transfer bank atau juga lewat mini market, seperti Indomaret dan Alfarmart. Konsumen yang ingin mengetahui informasi terkini tentang WOM Finance dapat mengakses website www.wom.co.id.
Tentang WOM Finance
PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk didirikan pada 1982 dengan nama PT Jakarta Tokyo Leasing yang bergerak di bidang pemberian pembiayaan sepeda motor, khususnya untuk sepeda motor merek Honda. Pada 2000, Perseroan mengubah nama menjadi PT Wahana Ottomitra Multiartha sejalan dengan transformasi bisnis yang dilakukan Perseroan terus mengalami perkembangan dan tidak lagi hanya melayani pembiayaan sepeda motor merek Honda, tapi juga sepeda motor merek Jepang lainnya, seperti Yamaha, Suzuki, dan Kawasaki.
Pada 2005, Perseroan menjadi bagian dari kelompok usaha PT Bank Maybank Indonesia Tbk (MBI) setelah mengakuisisi 43% kepemilikan saham Perseroan. Pada 2015, Perseroan melakukan right issue melalui Penawaran Umum Terbatas, di mana MBI bertindak sebagai standby buyer. Dalam right issue ini, Perseroan menerbitkan 3.481.481.480 saham baru. Kemudian kepemilikan saham MBI di Perseroan naik menjadi 68,55%. Pemegang saham terbesar kedua di Perusahaan adalah PT Wahana Makmur Sejati dengan jumlah kepemilikan saham sebesar 25,01% dan publik sebesar 6,44%.
Untuk mendukung pendanaan Perusahaan, Perseroan telah mendapatkan fasilitas modal kerja baru dari Bank BCA sebesar Rp 500 milyar pada bulan Maret 2019, Bank DBS Indonesia sebesar Rp 150 milyar pada bulan Maret 2019, Bank KEB-Hana sebesar Rp 250 milyar pada bulan Mei 2019, Bank Panin sebesar Rp 800 milyar pada bulan September 2019, Bank Mandiri sebesar Rp 500 milyar pada bulan September 2019. Selain itu Perseroan juga menerbitkan Obligasi Berkelanjutan III Tahap II WOM Finance 2019 sebesar Rp 1.675 triliun pada bulan Mei 2019.
Hingga saat ini, kinerja operasional Perseroan didukung oleh 185 kantor jaringan dengan lebih kurang 3.228 karyawan untuk melayani 843 ribu konsumen aktif melalui sumber daya manusia yang unggul dan layanan yang berkualitas.


