6 Career Tips Ala Womcareer

-
3 Hal yang Perlu Dipersiapkan Jobseekers
- Resume
Pastikan jobseeker sudah mempersiapkan CV dengan konten yang sesuai dengan job description pekerjaan yang ingin dilamar! CV jobseeker akan menarik perhatian rekruter apabila mengandung keterampilan-keterampilan yang dibutuhkan pada pekerjaan yang dilamar. Layout CV yang informatif, rapih, dan mudah dibaca juga menjadi hal yang sangat penting.
- Media Sosial
Perbaharui media sosial jobseekers agar dapat memberikan kesan yang baik pada rekruter. Jangan lupa untuk menunjukkan beragam pengalaman, keterampilan, dan prestasi yang jobseeker miliki melalui beragam media sosial jobseeker, ya.
- Pengetahuan Perusahaan
Company knowledge yang baik dapat membuat jobseeker terlihat lebih siap, dan professional. Oleh karena itu, penting untuk jobseeker mencari tahu tentang company profile dari perusahaan yang dilamar. Yuk baca-baca company profile kami di www.wom.co.id.

-
Pentingnya Personal Branding dalam Aspek Karier
Definisi dari personal branding adalah bagaimana seseorang mengembangkan, dan memaksimalkan potensi dirinya. Dalam kata lain, personal branding adalah “self-selling”, yaitu bagaimana orang lain melihat kita, dan bagaimana cara kita menonjolkan keunikan kita dalam konteks profesional. Lalu mengapa personal branding itu penting?
- Personal branding dapat meningkatkan rasa percaya diri kita dalam konteks professional. Apabila kita memahami citra diri yang kita miliki, dan orang lain juga mengetahui akan hal tersebut, kita akan merasa lebih yakin dengan spesialisasi kita sebagai seorang pekerja.
- Dalam proses merancang personal branding, kita juga akan banyak melakukan refleksi mengenai keterampilan, kelebihan, dan kekurangan yang ada di dalam diri kita. Proses pengembangan diri dimulai dari pengetahuan akan hal-hal tersebut, jadi sambil merancang personal branding, kita juga bisa sambil mengenali diri kita lebih lagi sebagai seorang pekerja.
- Personal branding dapat meningkatkan kredibilitas kita. Apabila kita memiliki personal branding yang jelas dan baik, maka rekruter akan lebih yakin akan keterampilan-keterampilan yang kita miliki juga.

-
The Good CV
Seperti apa sih CV yang dianggap bagus oleh rekruter? Yuk simak tipsnya sebelum jobseeker merancang CV!
- Identitas Jelas: identitas yang jelas itu penting untuk ada di CV jobseeker! Pastikan CV jobseeker lengkap dalam hal identitas, ya. Baik dari nama, kontak, keterampilan-keterampilan yang dimiliki, bahkan summary mengenai diri jobseeker sebagai seorang pekerja.
- Pengalaman Pekerjaan: tuliskan urutan pengalaman pekerjaan dimulai dari pengalaman yang paling baru. Selain itu, prioritaskanlah pengalaman yang memang relevan dengan pekerjaan yang dilamar! Jangan lupa juga jelaskan keterampilan-keterampilan, dan job description yang jobseeker lakukan selama bekerja di pengalaman tersebut.
- Keterampilan: tuliskan seluruh keterampilan yang jobseeker miliki, yang memang relevan dengan pekerjaannya! Jangan lupa untuk tuliskan kedua hard skills, dan juga soft skills. Kalau jobseeker bingung, bisa search di internet tentang hard skills dan soft skills yang dibutuhkan di suatu bidang, lalu tuliskan skill-skill yang memang Anda miliki, di CV Anda!

- Tips Teknis Wawancara Online!
- Temukan lokasi yang tepat. Baik di rumah, maupun di luar, cari lokasi yang hening/sunyi dan tidak banyak gangguan. Lighting yang bagus juga dapat membantu kelancaran proses wawancara.
- Persiapkan alat teknologi yang akan digunakan. Pastikan Anda terbiasa dengan aplikasi video conference yang akan digunakan, gadget Anda berfungsi dengan lancar untuk menjalankan wawancara, dan jaringan koneksi internet Anda juga stabil.
- Gunakan pakaian yang professional. Walaupun wawancaranya berlangsung secara daring, Anda tetap harus berpenampilan rapih, supaya dapat memberikan kesan citra diri yang professional terhadap rekruter.

- Tingkatkan Networking Anda!
- Manfaatkan beragam media sosial Anda (seperti LinkedIn) untuk berkenalan dengan orang-orang signifikan di dalam industri pekerjaan Anda, baik dengan berinteraksi di post yang mereka unggah, maupun melalui direct message
- Saat berkomunikasi dengan orang lain dalam konteks networking, jangan lupa untuk bertanya-tanya mengenai pengalaman mereka dalam industri yang ditekuni, budaya perusahaan tempat dimana mereka bekerja, pelatihan-pelatihan yang mereka rekomendasikan, dan hal lainnya yang berhubungan dengan industri pekerjaan Anda, maupun rekan networking Anda.
- Kembangkan relasi networking dengan tetap lanjutkan proses komunikasi di kemudian hari, baik dengan membagikan artikel/informasi yang relevan dengan industri pekerjaan, maupun topik diskusi lainnya yang relevan dengan profesi kalian.

- Tips Untuk Para Jobseekers
- Jadikan proses mencari pekerjaan sebagai ‘karier’ sementara Anda.
- Buatlah jadwal untuk alokasi waktu mencari pekerjaan, dan buatlah to-do list terkait hal-hal spesifik yang perlu dilakukan dalam proses mencari pekerjaan.
- Konsistensi dan keteraturan dalam mencari pekerjaan dapat membuat Anda lebih percaya diri pada saat menghadapi rekruter di tahap wawancara.
- Tetaplah berkomitmen pada goal yang Anda miliki.
- Anda harus merencanakan tujuan (goal), beserta komitmen dan tindakan-tindakan yang akan dilakukan dalam mencapai tujuan tersebut.
- Manfaatkan dukungan sosial dari teman-teman, maupun keluarga, untuk membantu Anda tetap fokus, dan berkomitmen pada goal yang Anda miliki dalam proses mencari pekerjaan.


